Mitra BPT Diduga Pasok Material dari Luar IUP, Jejak Asal Timah Dipertanyakan
Krimsus.co.id-BANGKA BELITUNG — Rantai pasok material timah yang masuk ke PT Bangka Prima Tin (BPT) kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada sejumlah mitra pemasok BPT yang diduga memasukkan material yang tidak seluruhnya berasal dari wilayah IUP yang tercatat sebagai sumber pasokan.
Dugaan tersebut perlu ditelusuri dengan mencocokkan data antara RKAB, realisasi produksi, stok, penjualan, dokumen pengiriman, hingga volume material yang tercatat diterima BPT.
Persoalannya, apabila suatu mitra hanya memiliki sumber produksi dari IUP tertentu dengan realisasi produksi yang tercatat dalam jumlah tertentu, sementara volume material yang dikirim ke BPT lebih besar, maka muncul pertanyaan mengenai asal material yang menjadi selisih tersebut.
Apakah seluruh material benar-benar berasal dari IUP yang tercantum dalam dokumen? Atau terdapat material dari luar IUP yang kemudian masuk melalui rantai pasok mitra BPT?
Pertanyaan tersebut menjadi penting karena ketertelusuran asal material merupakan bagian dari proses pengawasan rantai pasok timah. Setiap pemasok semestinya dapat menjelaskan dari mana material diperoleh, berapa volumenya, serta dokumen apa yang menjadi dasar pengiriman kepada BPT.
BPT juga perlu menjelaskan bagaimana proses verifikasi dan due diligence terhadap mitra pemasok dilakukan. Termasuk apakah perusahaan mencocokkan volume material yang diterima dengan realisasi produksi dan RKAB IUP yang menjadi sumber pasokan.
Jika terdapat perbedaan signifikan antara kemampuan produksi IUP dengan volume material yang masuk ke BPT melalui mitra tertentu, maka selisih tersebut perlu dijelaskan berdasarkan data dan dokumen resmi.
Penelusuran selanjutnya perlu membuka siapa saja mitra BPT, IUP sumber masing-masing, luas wilayah IUP, RKAB, realisasi produksi, volume yang dikirim, serta volume yang diterima BPT.
Dugaan adanya material dari luar IUP tersebut belum dapat disimpulkan tanpa pemeriksaan dan pencocokan dokumen. Namun, perbedaan data produksi dan volume pasokan menjadi hal yang perlu dijelaskan agar asal-usul setiap material yang masuk ke BPT dapat dipastikan.
BPT dan para mitra pemasok memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi terkait asal material, volume pasokan, dokumen IUP, RKAB, serta mekanisme verifikasi yang diterapkan sebelum material diterima.
.jpg)
Posting Komentar