Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat



KRIMSUS.CO.ID-MENTOK, BANGKA BARAT — Aktivitas tambang timah di perairan Tembelok-Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya sempat dilakukan penertiban oleh aparat, sejumlah Tambang Inkonvensional (TI) apung dan aktivitas para user diduga kembali beroperasi di kawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, aktivitas penambangan kembali terlihat dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah unit tambang disebut beroperasi dengan pola waktu tertentu untuk menghindari pengawasan, bahkan diduga berlangsung hingga larut malam dan dini hari.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas langkah penertiban yang telah dilakukan sebelumnya. Pasalnya, meski sempat dihentikan, aktivitas yang sama disebut kembali muncul dan berjalan seperti biasa.

Ketua RW setempat, Duloh, mengungkapkan bahwa aktivitas para penambang sering kali dilakukan pada malam hari. Menurutnya, para pekerja tambang memilih waktu-waktu tertentu untuk menjalankan aktivitasnya.

“Biasanya selepas Isya, bahkan ada yang mulai sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Mereka bekerja sampai pagi. Kucing-kucingan terus,” ungkap Duloh saat dikonfirmasi.

Munculnya kembali aktivitas tambang tersebut memicu berbagai spekulasi di masyarakat. Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah penertiban yang dilakukan sebelumnya hanya bersifat sementara atau belum menyentuh pihak-pihak yang diduga berada di balik aktivitas tersebut.

Selain keberadaan pekerja dan unit tambang di lapangan, masyarakat juga berharap adanya penelusuran lebih jauh terhadap rantai aktivitas yang diduga menopang operasional tambang. Mulai dari pihak yang mengatur aktivitas, pemodal, koordinator lapangan hingga dugaan penampung hasil tambang dinilai perlu menjadi perhatian jika memang ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Situasi ini sekaligus menjadi tantangan bagi aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa langkah penertiban tidak hanya bersifat sesaat. Publik berharap upaya penegakan hukum mampu memberikan efek jera dan memutus mata rantai aktivitas yang terus berulang.

Kini perhatian masyarakat kembali tertuju kepada aparat kepolisian, khususnya Polres Bangka Barat, untuk memberikan penjelasan terkait kondisi terkini di lapangan serta langkah-langkah yang akan diambil guna merespons kembali munculnya aktivitas tambang di perairan Tembelok-Keranggan.

Masyarakat menilai keterbukaan informasi dan tindakan yang konsisten menjadi kunci agar persoalan yang sama tidak terus berulang dan menimbulkan polemik berkepanjangan.

Tim

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat
  • Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat
  • Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat
  • Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat
  • Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat
  • Aktivitas Tambang di Tembelok-Keranggan Diduga Kembali Menggeliat, Publik Pertanyakan Efektivitas Penertiban dan Pengawasan Aparat

Posting Komentar